PENGELOLAAN INSTALASI KOMPUTER
Halaman
Minggu, 27 Mei 2018
REGEDIT
001
Cara Menonaktifkan Klik Kanan Desktop
1. Buka run kemudian ketik regedit lalu OK
2. Pilih Hkey_Current_User/Software/microsoft/windows/current version/policies/explorer.
3. Buatlah sebuah Dword value baru dengan memberi nama "noviewcontextmenu"
4. Klik ganda pada Dword value baru yang di buat.
5. Masukkan angka 1 pada value data.
6. Restart
002
Cara menyembunyikan icons di desktop
1. Buka run kemudian ketik regedit lalu OK
2. Pilih HKey_Current_User/Software/microsoft/windows/current version/explorer/advanced.
3. Kemudian cari value bernama hide icons
4. Lalu klik ganda pada hide icons
5. Ubah value data menjadi 1
6. Restart
003
Cara Menghilangkan Tomboh Shut Down
1. Buka run kemudian ketik regedit lalu OK
2. Pilih Hkey_Current_User/Software/microsoft/windows/current version/policies/explorer.
3. Buat value Dword baru bernama "Noclose"
4.
Minggu, 08 April 2018
SPEAKER
(PENGERTIAN, FUNGSI, JENIS, KOMPONEN-KOMPONEN DAN CARA KERJA)
Pengertian
Speaker adalah Transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi Frekuensi Audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia dengan cara mengetarkan komponen membran pada Speaker tersebut sehingga terjadilah gelombang suara. perangkat elektronika ini terbuat dari logam dan memiliki membran, kumparan, serta magnet sebagai bagian yang saling melengkapi.
Fungsi
Fungsi speaker secara keseluruhan adalah mengubah gelombang listrik dari
perangkat penguat audio menjadi gelombang suara atau getaran. Proses
pengubahan gelombang elektromagnet menjadi gelombang bunyi tersebut
dapat terjadi karena aliran listrik dari penguat audio dialirkan kedalam
kumparan dan terkena pengaruh gaya magnet pada speaker, sesuai dengan
kuat lemahnya arus listrik yang diterima, maka getaran yang dihasilkan
pada membran akan mengikuti dan jadilah gelombang bunyi yang dapat kita
dengarkan.
Jenis
- Speaker Tweeter, yaitu speaker
yang menghasilkan Frekuensi Tinggi (sekitar 2kHz – 20kHz)
- Speaker Mid-range, yaitu
speaker yang menghasilkan Frekuensi Menengah (sekitar 300Hz – 5kHz)
- Speaker Woofer, yaitu speaker
yang menghasilkan Frekuensi Rendah (sekitar 40Hz – 1kHz)
- Speaker Sub-woofer, yaitu
speaker yang menghasilkan Frekuensi sangat rendah yaitu sekitar 20Hz –
200Hz.
- Speaker Full Range, yaitu
speaker yang dapat menghasilkan Frekuensi Rendah hingga Frekuensi Tinggi.
Berdasarkan
Fungsi dan bentuknya, Speaker juga dapat dibedakan menjadi :
- Speaker Corong
- Speaker Hi-fi
- Speaker Handphone
- Headphone
- Earphone
- Speaker Televisi
- Speaker Sound System (Home
Theater)
- Speaker Laptop
Komponen-komponen Speaker
Magnet
Dalam speaker, magnet berfungsi mengubah sumber arus listrik menjadi suara atau biasanya disebut getaran mekanik. untuk kinerjanya, hanya speaker coil yang bergerak dan kembali ke posisi semula secara terus meneru, sedangkan posisi magnet sendiri tidak bergerak (statis). Di sebuah bidang magnet pada speaker terdapat electromagnet dan magnet permanen. Keduanya saling berinteraksi satu dengan lainnya. Dalam hal ini kutub positif electromagnet ditarik kutub negatif magnet permanen. Dan sebaliknya, kutub negatif electromagnet ditolak kutub negatif magnet permanen. sewaktu terjadi pertukaran orientasi dari kutub electromagnet, otomatis terjadi pertukaran gaya tarik menarik.
Spoel / Voice Coil
Sebuah kumparan kawat yang melekat pada puncak kerucut dari pengeras suara yang dapat menciptakan medan magnet yang tidak tetap. Sewaktu speaker bekerja, kumparan ini akan bergerak karena terdapat magnet yang berada ditengah kumparan tadi.
Kertas Konus / Cone
Konus memiliki fungsi meneruskan getaran dari spoel yang dihasilkan oleh magnet, sehingga getaran-getaran tersebut bisa terdengar.
Membran / Spider
Chasis
Chasis atau rangka merupakan dudukan semua komponen speaker termasuk magnet, kertas bicara, spoel dan membran.
Cara Kerja
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Loadspeaker (Pengeras
Suara), sebaiknya kita mengetahui bagaimana suara dapat dihasilkan. Yang
dimaksud dengan “Suara” sebenarnya adalah Frekuensi yang dapat didengar
oleh Telinga Manusia yaitu Frekuensi yang berkisar di antara 20Hz –
20.000Hz. Timbulnya suara dikarenakan adanya fluktuasi tekanan udara
yang disebabkan oleh gerakan atau getaran suatu obyek tertentu. Ketika
Obyek tersebut bergerak atau bergetar, Obyek tersebut akan mengirimkan
Energi Kinetik untuk partikel udara disekitarnya. Hal ini dapat
di-anologi-kan seperti terjadinya gelombang pada air. Sedangkan yang
dimaksud dengan Frekuensi adalah jumlah getaran yang terjadi dalam kurun
waktu satu detik. Frekuensi dipengaruhi oleh kecepatan getaran pada
obyek yang menimbulkan suara, semakin cepat getarannya makin tinggi pula
frekuensinya.
Dalam rangka menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat
didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari
Kumparan yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet
dan berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone
Speaker maju dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak
sedangkan Magnet Permanen adalah bagian Speaker yang tetap pada
posisinya. Sinyal listrik yang melewati Voice Coil akan menyebabkan arah
medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan
“tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan demikian, terjadilah getaran yang
maju dan mundur pada Cone Speaker.
Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya,
semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat
menggerakan udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan
semakin besar.
Suspension yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone
ke posisi semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga
berfungsi sebagai pemegang Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity),
komposisi dan desain Suspension sangat mempengaruhi kualitas suara
Speaker itu sendiri.
Langganan:
Komentar (Atom)






